Powered by Blogger.

MacBook Warna Putih Kini Jadi Barang Antik

MacBook Warna Putih Kini Jadi Barang Antik, Gadget dan Teknologi Canggih
MacBook Warna Putih Kini Jadi Barang Antik, Gadget dan Teknologi Canggih



MacBook Warna Putih Kini Jadi Barang Antik


Kalian masih punya MacBook berwarna putih? Bila masih punya, laptop kesayanganmu itu kini telah resmi jadi barang antik. Apple mengumumkan hal tersebut pada Rabu (3/5/2017).

Sejumlah MacBook yang dirilis pada 2010 ke bawah akan dianggap Apple obsolete (barang usang). Ini artinya, Apple tidak akan lagi menawarkan jasa servis pada deretan laptop lawasnya.

Selain MacBook putih, ada tiga seri MacBook Pro yang juga berubah status menjadi obsolete. Adapun di antaranya meliputi MacBook Pro 13 inci keluaran pertengahan 2009, MacBook Pro 15 inci, 2.53GHz keluaran pertengahan 2009, dan MacBook Pro 15 inci keluaran pertengahan 2009.

MacBook berwarna putih sendiri memiliki nama yang sama, yaitu MacBook (tidak ada embel-embel Pro atau Air). Versi terakhirnya dirilis pada 2010. Apple sendiri sudah menyetop produksinya enam tahun lalu.

Sekadar informasi, MacBook putih adalah salah satu seri MacBook terlaris yang pernah dijual Apple. MacBook putih pertama kali diperkenalkan pada 2006, saat Apple juga pertama kali membesut iPod Classic berwarna putih.

MacBook putih dianggap unik dan enak dilihat, karena mengusung material polycarbonate yang membuatnya kian glossy dan stylish. Tidak jarang, MacBook ini sering muncul sebagai 'perangkat pemanis' di serial TV dan film Hollywood.

Tidak lama setelahnya, Chief Design Officer Apple Jony Ive langsung mengumumkan kehadiran MacBook Pro dan MacBook Air.

Dua MacBook teranyar dengan material aluminium. Kehadiran kedua MacBook ini jelas menggerus eksistensi MacBook putih yang sudah lebih dulu mendapat tempat di hati para penggunanya.
Share on Google Plus

About Aero Admin

Jangan dengarkan apa kata orang lain karena saya tidak hidup dari omongan orang lain. Kesuksesan itu datang dari diri kita sendiri. bukan orang lain. Sampai saat ini saya belum menemukan orang yang sejalan dengan saya. Kebanyakan orang inginnya saling menjatuhkan.

0 komentar:

Post a Comment